Ads-Gallery Technology

Jika saya bertanya kepada Anda:

bagaimana cara memasang iklan AdSense disamping gambar yang ditampilkan di dalam lightbox?

maka mungkin jawabannya adalah “ya tinggal pasang kode AdSense aja disamping gambar tersebut?

Akan tetapi jika hal itu yang Anda lakukan maka iklan AdSense itu akan tampil statis, artinya iklan tidak berubah saat kita mengklik tombol next pada gambar. Tentu hal ini sangat merugikan karena akan menimbulkan “blind effect” pada pengunjung. Yaitu pengunjung serasa tidak melihat iklan karena tidak ada efek kejut akibat dari iklan AdSense  yang tidak berubah. Akibatnya iklan TIDAK AKAN menarik perhatian untuk diklik.

Lihat pada gambar berikut ini:

masalah-iklan-gallery

Misalnya jika klik tombol next maka gambar akan bergeser ke kanan akan tetapi iklan tidak berubah karena halaman tidak me-refresh. Iklan yang tidak berubah akan menimbulkan blind effect, akibatnya iklan tidak akan diklik :(.

Untuk menghilangkan blind effect mungkin Anda bisa melakukannya dengan memasang iklan bersamaan dengan gambar, artinya jika gambar bergeser maka iklan akan ikut bergeser juga bersamaan dengan bergesernya gambar. Barangkali blind effect bisa Anda hilangkan karena kemungkinan memang iklan yang tampil akan berbeda, akan tetapi ini menjadi masalah saat gambar kita banyak. Misalny ada 10 gambar maka di halaman website kita HARUS terdapat 10 iklan Adsense juga!

10 iklan adsense dalam satu halaman tentu saja hal ini MELANGGAR TOS Google!!!

Melanggar karena Google hanya mengijinkan maksimal 3 buah iklan adsense dalam satu halaman.

Maka yang ingin kita capai adalah bagaimana caranya agar jika tombol next image diklik maka iklan juga akan IKUT BERUBAH.

So, jawaban terbaik adalah dengan memasang Doubleclick for Publisher (DFP).

Apa itu Doubleclick for Publisher (DFP)?

Dengan doubleclick for publisher maka memungkinkan bagi kita untuk memasang iklan adsense secara dinamik. Dengan memasang iklan adsense secara dinamik maka memungkinkan bagi kita untuk hanya memasang iklan adsense SATU saja namun iklan bisa berubah jika pengunjung melakukan aksi (misalnya mengklik tombol next pada gambar). Hal ini SANGAT COCOK ditempatkan di bagian gallery photo seperti contoh di atas yang mana jika tombol diklik, gambar berubah dan iklan adsense juga ikut berubah.

Maka dari itu kita harus memanfaatkan Doubleclick for Publisher yang mana salah satu keunggulannya adalah mampu menampilkan iklan adsense secara dinamis. DFP adalah buatan Google jadi menampilkan iklan di samping gambar jika memanfaatkan fitur DFP TIDAK akan melanggar TOS Google.

Ada banyak situs-situs besar yang memanfaatkan fitur DFP ini dan biasanya adalah website yang menonjolkan gambar-gambar sebagai konten utamanya. Jika kita melihat halaman gallery mereka maka jika kita klik next image maka iklan juga akan ikut berubah. Silakan kunjungi beberapa website besar yang memasang DFP berikut ini pada gallery mereka.

Pada contoh-contoh web tersebut, saat kita melihat gallery photo mereka dan meng-klik tombol next maka iklan adsense juga ikut berubah. Jika kita Ctrl+U (view source) halaman gallery tersebut, maka bisa kita lihat bahwa mereka cuma memasang SATU kode adsense, MESKI terdapat banyak gambar. Kode Adsense yang mereka pasang adalah kode adsense yang sudah DIINTEGRASIKAN dengan DFP.

Dengan Vreshome Theme yang sudah dilengkapi dengan Ads-Gallery Technology maka kita bisa memasang iklan Adsense yang sudah terintegarsikan dengan DFP sehingga iklan yang tampil bersifat dinamis, artinya jika Anda memiliki gallery yang dipasangi iklan adsense, iklan adsense akan ikut berubah saat tombol next image diklik. Efek blind effect pun bisa diminimalisir dan earning kitapun MEROKET!!!